Dengan berupaya menjadi orang baik dan melakukan yang terbaik, maka kebaikan itu akan selalu ada disekitar kita. Sehingga tak perlu kesempurnaan untuk bisa berbahagia. Karena bahagia sesungguhnya adalah ketika kita melihat apapun secara sempurna.

Senin, 02 Juli 2012

Ikhlas dan Sabar

Inspirasi Ku dzul92 - Parlemen Katak Dalam Tempurung. Mari mendelegasikan perasaan, pada kode etik tentang ikhlas dan sabar. Mari membingkai perjuangan dalam literatur bernama fokus. Mari tetap berjalan dengan kejelasan tujuan. Jangan terlalu sering melihat ke kanan dan ke kiri. Walau hanya sekedar sebuah senda gurau, namun terlalu banyak tertawa juga tidak baik. Mari bicara seperlunya dihadapan persahabatan yang penuh basa-basi.
Rasa kehilangan itu mitos, sama mitosnya dengan rasa memiliki. Pengalaman mengajarkan saya tentang invidual fighting. Legasi egaliter antara keseimbangan naluri, doa dan gerakan. Luar biasa perjalanan sejak Februari 2012-Juni 2012 ini. Alam khatulistiwa bernasehat bersama dinamika cuaca, ajarkan kita menerka kejadian yang belum terjadi untuk kita antisipasi lebih dini.
Hingga terik mentari didepan lampu merah sadarkan lamunan menunggu warna hijau itu berikan tanda untuk berjalan kembali. Lamunan ketika takdir sebuah kaca spion itu dibuat kecil, sejatinya nasehat dari masa lalu tak lebih dari sebuah pencerahan bahwa ia semata dilihat untuk kita berhati – hati ditiap tikungan kehidupan. Naturalisme kodratnya menuntut mata kita untuk tetap melihat kedepan. Pada khasanah kaca mobil depan yang begitu besar, transparan memperlihatkan arah dan tujuannya. Walau pada eksekusinya ia tetap memberikan kita pilihan, membiarkan mobil ini diam karena kita disibukkan dengan kaca spion, atau melangkah dan menatap harap di depan.
Jangan ceritakan lagi disini kau pernah terluka, atau kau pernah dikhianati atau mungkin kau pernah menyesali pengkhianatan. Mari teduhkan hidup dengan perenungan, sebelum kita basahi sholat kita dengan air mata, sebelum kita melupakan daftar pustaka dari nama – nama masa lalu yang harus kita seleksi lebih ketat.
Kita tak mungkin temukan keteladanan disarang penyamun. Seperti kita tak mungkin temukan kesuksesan hakiki dibalik sempitnya keluh kesah. Tak ada kelapangan dari kepura-puraan. Begitu juga tak ada kebenaran pada pembelaan yang output-kan tendensi. Menghapus masa lalu, berarti menghapus bait-bait sejarah, maka mengingatnya sebagai pelajaran itu baik. Namun menjadikannya rujukan adalah kesalahan. Dimana angin bergerak, ia  selalu searah dan berirama. Ketika bertemu dua arah angin berlawanan maka lahirlah badai dan nestapa ketika ia membesarkan dan menjadi merugikan.
Lalu, jika kau buka beranda media sosialmu lalu temukan status yang menyinggung perasaanmu padahal tak ada namamu disebut disitu. Jangan salahkan si pembuat status, salahkan dirimu yang selalu mengartikan setiap definisi hidup dengan sentimentil. Kedengkian itu hidup para orang yang suka menilai orang lain pada masa lalunya, namun ketulusan memaafkan lalu melupakan, yang setelah itu hadirkan kinerja positif tanpa kepentingan apapun adalah kinerja orang-orang yang terus mendewasakan diri.
Karena itu jangan jadi kerdil dengan kecurigaan, karena perilaku suudzon hanya akan membuatmu terlihat sangat kekanak-kanakan. Terlebih menjadi dangkal layaknya pahlawan kesiangan yang sibuk menilai orang lain, membutakan pelarian dari target kehidupan yang sederhana dan menyelamatkan yaitu perbaikan diri. Tidak usah menjadi dungu dengan menggurui orang lain, sedangkan kita sendiri sulit menjadi guru bagi diri kita sendiri. Karena itu jangan menjadi idiot untuk berpendapat ketika pendapatmu justru tidak diminta disini.
Alhasil, diam mencerna lalu mencermati gejala yang mengoreksi fenomena telah menenangkan jiwa. Orang-orang reaksioner adalah orang-orang miskin karya, seperti orang-orang yang berpendapat pada ruangan dimana pendapat dia tidak diminta, apalagi memang tidak dibutuhkan adalah ketumpulan intelektual itu sendiri. Betapa menyedihkannya orang-orang yang berbisik dari satu kuping ke kuping yang lain untuk menuai persepsi dari agenda politis skeptis. Mereka hendak menghardik mentari ketika mereka tak kunjung sadar tempurung yang ditinggali bersama seekor katak.
Bergeraklah membunuh, menarilah dalam sajak-sajak pembantaian. Namun orang-orang yang menang selalu hidupkan senyuman dalam hari-harinya. Kebahagiaan mereka tak lagi bisa dilacak oleh digitalisme yang menggadaikan hidup pada manipulasi eksistensi, yang dicibir tombol like atau unlike, sedihnya ketika kamu berhasil menyakinkan orang bahwa kamu bahagia dan baik-baik saja, kamu bertambah tolol ketika kamu membuka pintu rumah masalah hidup tak kunjung selesai.
Dustanya kita yang hidupkan sandiwara pertemanan dengan belati. Maka bersyukurlah mereka yang tidak menjadi budak ketergantungan narkotika modern dari candu update status dan perselingkuhan opini, dalam kolaborasi sederhana antara Iri dan parlemen katak dalam tempurung.
Kamu mau tahu apa katak dalam tempurung itu? ini salah satu contohnya. Ada kisah dua orang kini bersembrangan pendapat. Yang satu pandai bicara, yang satu terus bekerja. Suatu ketika yang bekerja ini menuai prestasi dan kian membaik dalam kinerjanya. Tidak ada angin tidak ada hujan, si pandai bicara mendatanginya dan berkata bahwa dia tersinggung dengan si terus bekerja.
Hasilnya, bingunglah orang yang terus bekerja ini. Sampai ke titik dimana si Pandai Bicara ini sadar bahwa ia telah salah menilai. Masalahnya memang dari dulu Si Pandai Bekerja sadar bahwa perbedaan antara dia dan si Pandai Bicara ini seperti minyak dan air. Karena itulah ia mempersiapkan diri untuk bekerja sendiri, tanpa meminta bantuan siapapun termasuk si Pandai bicara ini. Ia hidup berdikari dan menjadi semakin matang dengan pengalaman hidupnya.
Hasil akhirnya, si Pandai Bicara minta agar mereka bisa saling mendukung. Bingunglah si pandai bekerja ini, pasalnya dia tidak butuh dukungan si Pandai Bicara ini, dan kalaupun ia mendukung si Pandai Bicara, ia tahu orang ini adalah ideologi minyak dan ia adalah ideologi air, mana mungkin bisa bersatu? mana mungkin bisa saling mendukung?. “Rugi Bandar” katanya. Terlebih si Pandai Bicara ini sudah banyak salah menilai dirinya. Makin anehlah si Pandai Bekerja ini, namun ia memilih diam untuk pergi secepatnya, daripada meladeni pepesan kosong, diam hingga ia lupa bahwa si Pandai Bicara ini pernah masuk dalam list pertemanannya. Disinilah kalian akan mengerti bahwa rasa kehilangan itu adalah mitos.
Sahabat, jadilah orang yang kuat. Kuat dalam berdikari, kuat dalam memperbaiki diri, kuat dalam bersabar, kuat dalam berjuang dan bertanggung jawab. Namun jika tulisan ini telah menyinggung dirimu, sayapun tidak akan meminta maaf karena saya menulis ini untuk mereka yang memiliki visi besar, dengan jiwa besar dan bekerja untuk hal-hal besar. Masih banyak web yang lebih baik daripada anda berlama -lama disini dalam kedongkolan membaca tulisan saya, padahal kedongkolan itu pada dasarnya datang dari kekerdilan anda sendiri.
Sekali lagi, Mari mendelegasikan perasaan, pada kode etik tentang ikhlas dan sabar. Mari membingkai perjuangan dalam literatur bernama fokus. Mari tetap berjalan dengan kejelasan tujuan. Jangan terlalu sering melihat ke kanan dan ke kiri. Walau hanya sekedar sebuah senda gurau, namun terlalu banyak tertawa juga tidak baik. Mari bicara seperlunya dihadapan persahabatan yang penuh basa-basi. Mari terus memperbaiki diri, mari lebih fokus pada kekurangan diri sendiri, mari melanjutkan hidup dengan kegemilangan baru.. Insya Allah
Thufail Al Ghifari – 18 Juni 2012


Sejarah Palestina dan Zionis Israel

Konflik Palestina-Israel terus saja berlangsung entah sampai kapan berakhir. Sekarang orang Israel mengklem sebagai tanah milik mereka sejak 400 tahun sebelum Masehi! Benarkah? Kenapa baru tahun 1897 dipertanyakan kembali? Siapa sebenarnya bangsa Israel itu? Mari kita lihat kembali sejarahnya.
Orang-orang Israel adalah anak keturunan nabi Yakub as anak nabi Ishak cucu nabi Ibrahim. Nabi Yakub as tinggal di Nablus daerah Kan'an Palestina. Anak keturunan nabi Yakub ada 12 suku yang tersebut 12 suku keturunan Israel. Jumlahnya kurang dari seratus orang dan hidup sampai 500 tahun lebih. Salah satu keturunan Israel ini adalah nabi Yusuf Bendahara Negri Mesir. Nabi Yusuf as berusaha mengumpulkan kembali keturuan nabi Yakub ini yang sudah terpencar-pencar di sepanjang pantai laut tengah sampai daerah Irak bagian utara kembali ke Mesir. Selain nabi Yusuf yang juga keturunan Israel adalah nabi Harun dan nabi Musa, nabi Daud, nabi Sulaiman.
Sehingga pada zaman nabi Musa yang juga keturunan Israel, lebih dari 1600 laki-laki keturunan 12 suku Israel berhasil lolos dari kejaran Fir'aun (Raja Mesir bergelar Fir'aun yang sebenarnya bernama Bernevtah atau Ramses II). Karena sebelum itu mereka berkumpul di Mesir hasil usaha nabi Yusuf as. Mereka berdiam dan berkembang di Mesir sampai Raja Fir'aun yang ke 32 berkuasa yang memusuhinya berkat usaha nabi Musa yang keturunan Israil juga mereka berhasil lolos ke daerah Madyan, dekat Baitul Maqdis dan Padang pasir Tih.

Kira-kira sebelum tahun 500 SM Orang-orang Yahudi berkembang dekat Baitul Maqdis. Berdasarkan wahyu yang diterima nabi Musa bahwa diperintahkan Bani Israil untuk masuk ke kampung bernama Baitul Maqdis (QS: 2:58-59). Menurut Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah Baitul Maqdis adalah yang disebut orang Yahudi dengan Yerusalem lama, atau Hebron dalam keadaan menang.)1.

Tetapi mereka tidak mau masuk seperti yang diperintahkan Allah SWT kepadanya. Karena keingkarannya kepada perintah Allah SWT maka jadilah mereka tersesat di padang Tih selama empat puluh tahun. Sampai datang generasi baru dibawah Yusha' bin Nun membebaskan mereka dan memasuki kota tersebut.)2 

Tetapi orang-orang zalim menukar perintah Allah swt kata Hiththah maksudnya masuk dengan menunduk atau merendahkan diri kepada Allah swt sebagai tanda tobat dan mohon ampun kepada Allah swt atas dosa-dosa yang lalu. Kata Hiththah mereka plesetkan menjadi Hinthah artinya mohon gandum. Bahkan sangkin menghinanya dalam Hadits yang dikutip di dalam catatan kaki Tafsir Zhilalil Qur'an tersebut penerjemah menambahkan: mereka memasuki pintu kota sambil merayap diatas pantatnya seraya berkata "Habbah fi syara'i" Kami minta biji-bijian gandum.")3

Karena sifat orang yahudi yang tengkar ini banyak orang yang tidak suka, Roger Garaudy juga menyatakan bahwa memang benar sifat orang Yahudi (Israel) yang tidak patuh terhadap perintah nabi-nabinya, sehingga ia mengatakan dengan mengutip Bernard Lazare:
"... Orang-orang Yahudi "melindungi kembali diri mereka sendiri di balik pagar yang telah didirikan sekitar Taurat serta tulisan-tulisan yang pertama, kemudian oleh orang-orang Farisi/munafik serta kaum Talmudis, pada penerus Ezra, para penyimpang yang telah menyeleweng dari ajaran-ajaran nabi Musa as yang masih primitif, serta musuh-musuh para Nabi dan Rasul. Semua tindakan yang mereka lakukan itu bertentangan dengan ajaran-ajaran Nabi Musa as yang sebenarnya, yang dimurnikan dan diperluas oleh isaiah, jeremiah dan Ezekiel, serta selanjutnya diperluas dan digeneralisasikan oleh orang-orang Yudeo-Hellinis.")4
dan Allah swt pun menurunkan azab padanya berupa penghancuran masyarakatnya mereka kembali terusir dari Baitul Maqdis dan terpencar-pencar, karena Baitul Maqdis dikuasai oleh Raja Jalut (Goliath), Ketika itu Allah mengirim pasukan Jalut yang perkasa, kecuali mereka yang selamat dibawah pimpinan raja Thalut dan nabi Daud sebagai raja orang Yahudi ketika itu. Daud memimpin Bani Israel setelah mengalahkan jalut (Kisah selengkapnya ada dalam QS: 2:246-249). Tetapi mereka tetap tidak masuk ke Baitul Maqdis karena kehendak Allah swt. Mereka diam dan berkembang disebelah baitul Maqdis yaitu yang disebut Masyaaruts-Tsani. Masyaaruts Tsani bukan wilayah Palestina. Tetapi daerah dekat antara Syria dengan Irak Utara sekarang.

Minggu, 01 Juli 2012

Berkata Jujur Akan Membuat Kita Cerdas

Menurut seorang psikolog orang yang sering berkata tidak jujur (bohong), lambat laun menjadi kebiasaan yang sulit dihambat. Bila tidak berbohong terasa ada keberatan dalam jiwanya. Maka terbiasalah ia berdusta. Seolah jika tidak berdusta mulutnya terasa gatal.
Pertama kali seseorang berbuat dusta atau berbohong, biasanya ia akan merasa menyesal. Akan tetapi, ketika perbuatan bohong atau dusta itu sering dilakukan beberapa kali, ia akan merasa biasa saja, bahkan mulai pudar rasa penyesalannya.
Kebiasaaan ini akan merugikan pribadi dan agamanya. Misalnya, dalam pergaulan ia bisa dijauhi orang lain. Bagi agama, perbuatan itu berimplikasi pada kadar keimanan.
Seorang ulama bernama Syeikh Abu Sa’id al-Qarsyi pernah mengatakan,

 “Orang jujur itu adalah orang yang mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian. Sehinga ia tidak pernah malu mengakui kelemahan dirinya.”

Sikap jujur akan mengisi energi ke dalam pikiran intelektualitas sekaligus spiritualtias. Sifat ini mampu memberi energi positif untuk pengembangan keilmuan dan intelektualitas. Lebih-lebih, bagi seorang ilmuan. Jujur, menjadi faktor kemajuan intelektualitasnya.
Peneliti sejati bukanlah yang selalu menjiplak karya orang atau mengutip secara tidak jujur. Kebiasaan buruk ini justru menurunkan derajat intelektualitasnya. Menjadi peneliti yang baik, mesti mengakui kelemahannya, jika tidak, dia tidak menghasilkan karya yang baik.
Pengakuan akan kelemahan inilah yang kadang kala tidak ringan dilakukan. Sebagaiman anasihat Syeikh al-Qarsyi, “seharusnya seorang ilmuan tidak malu jika kelemahannya diketahui.” Sebab, dengan terbukanya kelemahan, berarti akan ada kesempatan untuk memperbaikinya.
Sebaliknya jika dia tidak jujur mengakui kelemahan, namun tetap kukuh menutupi ke-jahilan-nya, maka pintu untuk mengembangkan diri menjadi pintar tertutup. Tak ada kesempatan untuk tingkatkan derajat keilmuannya karena merasa sudah intelek. Jadilah ia seperti katak dalam tempurung. Ketidak jujuran menghasilkan keangkuhan. Keangkuhan berakibat satisnya tingkat keilmuannya.

Jujur dan kematian
Implikasi sikap jujur memiliki dua dimensi. Pertama, Meningkatkan kinerja seseorang dalam pekerjaannya. Kejujuran itu merupakan inti emotional quotient (kecerdasan emosional). Para peneliti menemukan bahwa kecerdasan emosional adalah faktor paling utama menentukan kesuksesan bekerja. Ini adalah sikap cerdas pada dimensi dunia.
Kedua, cerdas pada dimensi akhirat. Di sini, sikap jujur adalah buah dari keimanan yang sempurna. Karena sempurna imannya, maka ia tidak menyia-nyiakan perilakunya. Ia memprioritaskan perilakuknya kepada yang hal yang bermanfaat. Ia sadar bahwa berbohong tidak menguntungkan dalam berkawan, lebih-lebih akan merugikan nasib di akhirat.
Makanya, ia tidak sembarangan menjalani setiap detik nafas hidupnya, tidak main-main dengan gerak-gerik perilaku dan ucapannya.

Dalam sebuah hadis dijelaskan, “Orang yang cerdas ialah orang yang mengendalikan dirinya dan bekerja untuk kehidupan setelah kematian.” (HR Tirmidzi). Inilah arti kecerdasan yang sesungguhnya.

Hal ini menguatkan pendapat Syeikh ‘Abdul Qadir al-Jilaniy, bahwa akhlak terpuji selalu tergantung dengan konsep keimannannya, sebagaimana ditegaskan oleh Imama al-Wasithy, bahwa jujur itu sebenarnya adalah kebersihan tauhid.
Sehingga dengan mengikuti nasihat Imam Abu Sa’id al-Qarsyi di atas, maka seorang muslim yang shiddiq (jujur) selalu ingat kematian, setiap aktifitasnya selalu dipertimbangkan, apakah membawa manfaat untuk bekal setelah nyawa ini dicabut atau tidak. Inilah yang disebut manusia cerdas.
Ketidakmampuan dan kelemahan diri juga mesti diakui. Pengakuan ini akan menjadi pemacu semangat berbenah diri.
Ketidakjujuran dalam mengakui kelemahan atau kekurangan sering terjadi pada banyak  orang. Maka sering pula sebagian orang melontarkan kata-kata sombongnya, “Saya sudah baik, tabungan pahala lumayan, tak perlu dinasihati dan tak butuh nasehat Anda.”
Sebaliknya, seorang yang jujur mengakui kelemahan yang ada dalam dirinya, selalu merasa masih banyak dosa, memerlukan bimbingan, banyak belajar dan akan terus berpacu menyempurnakan segala kelemahannya.
Inilah yang bernama riyadlah. Berat memang. Kecuali bagi orang yang jujur dan tawadlu’. Sedangkan orang yang angkuh, berat untuk mengakui kelemahan diri,  dan berusaha menutupinya agar disebut manusia sempurna. Orang jenis ini ini menipu dirinya. Ia Ingkar pada hati nurani.
Makanya, untuk mencapai kesempurnaan, hati perlu mengakui akan kesalahan. Pengakuan ini bisa kita mulai dengan mengkalkulasi dosa setiap harinya. Sediakan waktu sejenak untuk bermuhasabah. Berapa kali kita lakukan dosa hari ini? Kemudian bandingkan, seberapa banyak syukur kita pada Allah Swt?
Jika kita masih tetap saja kukuh membohongi diri, maka perlu dicatat, mulut tak akan bisa berbohong di alam kubur kelak. Segalanya akan berlaku sebagaimana adanya kondisi seseorang. Lebiha baik jujur di dunia dengan menerima hinaan manusia, daripada kita tutupi diri untuk mengesankan sebagai orang ‘hebat’ di dunia, akan tetapi di akhirat disiksa.
Walau sepintar apa kita di dunia, bila kita inkar pada-Nya, mulut kita yang dulu pintar tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi pertanyaan malaikat Munkar Nakir, kecuali sebagaimana adanya. Kita tak mungkin bermanipulasi pada waktu itu. Semua jasad kita akan menjadi saksi kebohongan-kebohongan. Jadi berbohong menjadi energy negatif yang akan menghancurkan kehidupan kita. Na’udzu billah mindzaalik.

Oleh : Kholili Hasib




HAM Barat dan Toleransi Yang Tidak Adil

Pada 10 Desember 1948 PBB mengesahkan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). DUHAM disusun sebagai usaha untuk mewujudkan dunia yang berkeadilan dan terbangunnya kerjasama yang berguna bagi manusia seluruh dunia tanpa memandang ras dan agama.
Tapi ternyata deklarasi DUHAM sejak awal menui kontroversi. Konsep HAM lebih kecenderung kepada humanisme. Padahal humanisme selalu dibenturkan dengan agama-agama. Penyusunan deklarasi juga masih diskriminatif. PBB tidak melibatkan Negara-negara Afrika Asia. Justru deklarasi disusun oleh sejumlah Negara Barat adidaya.
Beberapa utusan agamawan dari berbagai Negara sempat meminta butir-butir DUHAM agar direvisi. Dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritual maupun tangngung jawab. Pertemuan-pertemuan dalam Project on Religion and Human Right di New York pada Juli 2003 dan peringatan ulang tahun 50 tahun DUHAM di McGill Montreal Kanada dimanfaatkan oleh Negara-negara Islam. Pertemuan itu menghasilkan Universal Deklaration of Human Right by the World Religions. Namun tetap saja, konsep HAM masih meminggirkan agama.
Hak-hak agama Islam belum mendapatkan tempat. Perwakilan Islam mempersoalkan pasal 16 dan 18. Tentang hak melaksanakan ajaran agama dan perkawinan beda agama.  Aspirasi umat Islam mentok. Ternyata ada pembatasan dan reduksi melaksankan ajaran secara penuh.
Memang karena dasarnya adalah humanisme sekular, maka tidak ada tempat bebas bagi agama, khususnya Islam. Hak-hak mematuhi dan melaksanakan ajaran agama Islam terbatas. Yang membatasi adalah sekularisme. Ideologi humanis-sekular menurut Dr. Anis Malik Thoha adalah salah satu wajah dari tren pluralisme. Ideologi ini bercirikan antroposentris, yaitu menganggap manusia sebagai hakikat sentral kosmos. Secara epistemologis, manusia itu sumber kebenaran, kebenaran Tuhan tidak bisa dijangkau.
Spirit humanisme adalah pengingkaaran terhadap kebenaran metafisik absolute. Ia adalah ideologi kuno yang menilai manusia sebagai satu-satunya pengatur nilai. Cikal bakalnya dapat dilacak pada abad ke-5 SM. Dipopularkan oleh filosof Protagoras. Protagoras, yang juga tokoh Sophis Yunani mengatakan manusia adalah satu-satunya standar bagi segala sesuatu, bukan doktrin agama.
Karena itu idologi ini tidak pernah sukses berkompromi dengan agama. Maka tidak heran, jika sering kita temui diskriminasi Barat sekular terhadap Islam. Karena sejatinya, tidak tempat keadilan untuk agama, khususunya Islam.
Anehnya, yang dituduh intoleran oleh PBB justru muslim Indonesia. Seperti baru-baru ini ada laporan dari Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, 23 Mei 2012, yang menulis bahwa Indonesia Negara muslim yang tidak toleran. Di sinilah letak tidak adilnya. Di Swiss menara dilarang. Adzan dilarang dikeraskan. Tapi Negara ini tidak pernah disebut Negara toleran. Justru di Indonesia, agama-agama non-Islam bebas hidup. Di Negara Barat tidak ada hari besar agama kaum minoritas menjadi hari libur nasional. Tapi di Indonesia hal itu tidak pernah diributkan. Gereja-gerja dan Vihara bebas, tidak diganggu. Siswa-siswa non-muslim masih bisa belajar agamanya di sekolah-sekolah negeri. Di Eropa belum ditemukan setoleran itu. Tapi kenapa tidak dipersoalkan? Jelas karena Eropa sekular, sedangkan Indonesia religius.
Catatan-catan intoleransi Barat, sudah banyak ditulis, tapi tidak pernah diproses hukum. pernah ditulis Washington Post pada 25 November 2006, seorang anggota Perlemen Inggris, Jack Straw, dengan arogan meminta kaum muslimah melepas cadarnya ketika masuk ke kantornya. Islam dan muslim masih dipandang rendah dan kelas bawah yang perlu dicurigai. Beberapa waktu lalu Syekh Yusuf Qardhawi dicekal dilarang  masuk Negara Prancis.
Fakta-fakta ini sesungguhnya menunjukkan peradaban Barat belum mampu belajar toleransi bergama. Faktornya adalah sekularisme — yang menjadi ideologi Barat — tidak mengajarkan toleransi terhadap agama-agama. Sekularisme dan liberalisme meminggirkan agama dan menindas doktrin-doktrin sentral agama.
Maka, yang harus belajar  toleransi itu adalah Barat secular kepada Islam. Bukan kaum muslimin yang belajar toleransi kepada mereka.
Dalam Islam, toleransi (samahah) merupakan ciri khas dari ajaran. Islam menganjurkan umatnya untuk bersikap toleran, tolong-menolong, hidup yang harmonis, dan dinamis di antara umat manusia tanpa memandang agama, bahasa, dan ras mereka (QS. Al-Mumtahanah: 8-9).
Meskipun Islam tidak memberi klaim keselamatan terhadap pemeluk agama lain, akan tetapi ajaran Islam tidak memperkenankan mengebiri dan menyerang pemeluk agama lain. Islam menilai agama lain tidak benar, namun bukan berarti klaim ini melegitimasi melakukan penyerangan tanpa sebab. Peperangan dalam Islam didudukkan sebagai usaha prefentif (tadafu’), tidak mendudukkannya sebagai konfik (shira’). Visi Islam menjaga harmonitas dan koeksistensi antar kelompok, melalui usaha preventif bukan konflik.
Oleh sebab itu, klaim kebenaran sebenarnya tidak menghalangi pemeluk agama lain untuk menentapkan perkara mereka sesuai dengan apa yang terdapat dalam kitab suci mereka. Hal ini berbeda dengan ideologi sekularisme. Sekularisme membatasi hak-hak beragama di ruangan publik. Sedangkan Islam memberi izin.
Toleransi Islam seperti itu telah lama dipraktikkan oleh Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah. Kemudian diteruskan oleh para khalifah di Baghdad dan Andalusia. Bernard Lewis mengakui toleransi Islam. Dalam The Jews of Islam ia mengatakan, bahwa orang-orang Yahudi merasa aman hidup di bawah naungan orang Islam selama berabad-abad. Mereka tidak ditindas atau dirampas hak-haknya, bahkan mendapat kesempatan untuk bersekolah di lembaga-lembaga kajian. Kaum Yahudi hanya dikecam karena kekufurannya, namun mereka tetap mendapatkan hak-hak hidupnya.
Dalam sistem Islam ada konsep kafir dzimmi.Allah tidak melarang berbuat baik kepada kafir dzimmi, yaitu orang kafir yang mengadakan perjanjian dengan umat Islam dalam menghindari peperangan dan tidak membantu orang kafir lainnya dalam memerangi umat Islam. Ayat ini juga menunjukkan bahwa Allah tidak melarang bersikap adil dalam bermuamalah dengan mereka. Kafir dzimmi itu dilindungi karena taat pada kepemimpinan Islam dan tidak menyebarkan kesesatan kepada umat Islam. Bahkan umat Islam dilarang mendzalimi ahl al-dzimmi ini.
Maka, jika ingin adil, Barat mestinya yang perlu belajar kepada Islam. Sementara kaum muslimin perlu mendalami sejarahnya secara benar – dimana toleransi itu begitu agung diamalkan tanpa ada diskriminasi. Kaum muslim tidak perlu minder dengan tawaran konsep-konsep HAM sekular. Karena sejatinya konsep Islam telah sempurna.

By  http://www.undergroundtauhid.com/ham-barat/
Kuliah Ahad Underground Tauhid Bersama Ustad Kholili Hasib Serial 02 – Ahad, 24-06-20120

Nasehat Kesalahan

Katakanlah: “jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (At Taubah : 24)

Kesalahan bukanlah suatu hal yang menakutkan, namun ia menjadi sebuah anugerah terutama dalam hal pembelajaran. Anda tahu mengapa? karena dari melakukan kesalahan kita seharusnya bersyukur, karena dari situ bukan hanya terdapat pembelajaran tapi juga pemberitahuan.
Belajar dari kesalahan itu adalah standarisasi proses pendewasaan kita sebagai manusia. Namun dari kesalahan juga tersimpan pemberitahuan yang banyak tidak kita sadari apalagi syukuri.
Saya belajar selama saya melakukan kesalahan dalam hidup saya, selain belajar dari kesalahan itu untuk tidak mengulanginya lagi. Allah Swt juga menunjukkan kepada saya hal – hal yang selama ini tersembunyi justru menjadi terbuka untuk saya pahami setelah saya melakukan sebuah kesalahan. Seakan Allah menyuruh saya untuk menyadari bahwa saya harus menjauh dari hal – hal tersebut. Ketahuilah, bahwa kejujuran tertinggi bukanlah tidak membuat sebuah kesalahan, tapi mengakui kesalahan kita secara tulus dan terbuka adalah kejujuran yang sebenarnya, disitu kejujuran telah menuai pembelajaran dan keberanian, disitu sebuah keikhlasan sesungguhnya telah memenangkan pertarungan dengan kemunafikan.

Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Quran setelah beberapa waktu lagi (Shaad : 88)

Kesalahan seperti sebuah proses dimana dari situ juga, sering saya merasakan tabir kemunafikan teman – teman disekitar saya bermuara dipertunjukkan dengan jelas. Karena begitu jelasnya bahkan didalam kemunafikan itu sendiri terdapat dua golongan. Munafik yang ingin terus melawan kemunafikannya, dan ada juga munafik yang tidak sadar atas kemunafikannya bahkan membiarkan kemunafikannya itu seakan bagian dari sebuah ritual hidup yang biasa – biasa saja.
Suatu ketika, banyak orang mendekati saya. Dan tidak sedikit dari mereka memuji saya lalu meminta saya terlibat dalam setiap aktivitas kegiatan mereka. Pada saat yang sama pula sebuah pertemanan berbuah begitu instant menjadi sebuah persahabatan.
Sayangnya persahabatan bukanlah sebuah hal yang lahir secara pragmatis. Karena pada saat saya melakukan sebuah kesalahan, yang sebenarnya sayapun mengakui kesalahan tersebut bahkan siap mempertanggung jawabkannya. Dari insident itu Allah Swt menunjukkan kepada saya siapa teman yang munafik dan siapa teman yang membuka pintunya menuju proses kesejatian ukhuwah Islamiyah.
Anda tahu teman – teman yang perlu anda tinggalkan? Mereka adalah orang – orang yang sibuk dengan kesalahan diri anda. Mereka tadinya memuji – muji anda, sayangnya ketika anda berbuat salah. Mereka bukan justru menasehati anda, mereka justru mengumpulkan kesalahan – kesalahan anda, lalu membiarkan anda terpleset jauh, setelah itu mengumpulkan opini lingkungan untuk menyudutkan, mengucilkan dan selanjutnya membuang anda dari pergaulan mereka.
Orang – orang seperti ini, lebih baik tidak usah dijadikan teman, bahkan dalam kerangka ukhuwah Islamiyah sekalipun, gagasan untuk bersahabat dengan mereka adalah kebodohan yang lebih dungu dari butanya hati orang – orang yang tidak mau beriman kepada Allah.

Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.(Faathir:35)

Setiap hari, mereka hanya akan selalu menilai anda dari masa lalu anda. Setiap hari mereka akan membicarakan anda dari setiap keburukan anda. Satu saja kesalahan anda dihadapan mereka, maka semua kebaikan anda kepada mereka akan terlupakan.
Namun, jangan pernah khawatir dengan pengucilan, pemboikotan bahkan penyebaran kesalahanmu oleh mereka yang seharusnya menjadi sahabatmu, namun kini mereka justru lebih suka memanfaatkan kelemahanmu, untuk prestise pembunuhan karakter dirimu dari pergaulan. Ingatlah janji Allah kepadamu

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(An Nisa:100)

Karena jika dalam kesalahan itu kamu dapati seorang sahabat memelukmu, lalu ketika kamu terjatuh ia mengulurkan tangannya untuk menarikmu berdiri. Bahkan ketika kamu terperosok dipinggir jurang, ia tetap mencarimu untuk minimal ulurkan tali motivasi agar kau semangat untuk merayap ketepian untuk sejatinya kembali berdiri sebagai pemenang. inilah sahabat yang sesungguhnya, inilah yang dimaksud dengan ukhuwah islamiyah yang sebenarnya.
Ukhuwah membuat kita lebih dekat kepada Allah, Ukhuwah membuat kita terikat seperti satu tubuh, satu bagian terluka, maka yang lain harus merasa kesakitan. Ukhuwah bukanlah rutinitas kumpul ramai – ramai, tapi ukhuwah adalah ikatan iman. Dimana didalamnya motivasi untuk berjalan menuju surga Allah menjadi komitmen bersama. Ukhuwah adalah warna, yang bukan individual. Karena ukhuwah berarti siap mati untuk saudara yang kita cintai karena Allah, karena ukhuwah berarti menyimpan aib saudaranya, sambil meluruskan saudaranya untuk kembali kepada tali keimanan, dan amaliah jiwa yang bermuara terbangunnya imunitas lingkungan yang Islami.
Teman – teman yang kuffur, bukan semata karena perbedaan iman, tapi juga perbedaan komitmen dalam dakwah adalah bagian dari rekomendasi, layak atau tidaknya kita berteman untuk hadir dalam satu barisan perjuangan. Lihatlah ketika kamu berkumpul dalam jumlah yang banyak, namun ketika saat itu tidak keterikatan komitmen selain hanya sebuah euforia belaka, percayalah…lebih baik kamu tinggalkan semua pertemanan seperti itu.

Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah (mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai.(At Taubah :25)

Sejatinya, Jauh lebih bermanfaat punya musuh yang pandai ketimbang teman yang bodoh. Itulah mengapa seorang Batman harus berterima kasih kepada Joker, Penguin, Two Face, dan musuh – musuhnya yang lain, Kehadiran lawan – lawan yang tangguh tersebut telah membuat setiap episode Pahlawan Gotham City itu jauh lebih seru dan memiliki nilai jual.

Oleh : Thufail Al Ghifari – Direktur Departemen Program Ghurabaa (Militant Tauhid) Dan Saat ini beliau juga seorang wartawan dari Hidayatullah Media


PRAKTIKUM INSTALASI HARDWARE


I.                   PETUNJUK PRAKTIUM

1.   Tangan tidak boleh basah dan harus dalam kondisi kering
2.    Untuk menghindari terkena kejutan listrik saat perakitan, sebaliknya gunakan alas kaki daru karet atau lakukan perakitan di alas karpet agar tidak langsung mengenai lantai
3.     Usahakan perakitan dilakukan pada ruangan yang bersih dan sejuk
4.     Jauhkan makanan dan minuman dengan komponen PC yang akan dirakit

II.                PERALATAN YANG HARUS DIPERSIAPKAN

1.  Prosesor, mainboard, memory, heatsink fan prosesor, VGA card, hardisk, keyboard, mouse, optical drive, power supply, casing, monitor
2.    Toolkit
3.     Stabilizer
4.     Buku manual mainboard

III.             LANGKAH-LANGKAH INSTALASI HARDWARE

Untuk menghindari kerusakan pada peralatan komputer, dilarang memasang atau melepaskan komponen dari mainboard seperti : RAM, VGA Card, konektor power supply, setting jumper dan benda yang terbuat dari logam ke mainboard dalam keadaan power supply masih hidup (on).

Prosesor

1.  Persiapkan soket prosesor pada mainboard dengan membuka atau menarik dahulu tangakai soket ke atas agar tidak terkunci
2.      Letakan prosesor pada soket yang disesuaian dengan tanda titik atau sisi prosesor s
 3.Kunci kembali prosesor tersebut dengan menurunkan tangkai soket sampai terkunci dengan baik
 4.Oleskan pasta secukupnya pada bagian atas prosesor yang akan dipasangkan heatsink
 5. Pasang fan heatsink di atas prosesor dengan benar dan tetap hingga terkunci dengan baik sehingga tidak goyang atau tampak akan lepas kembali
 6.Hubungkan konektor power fan heatsink pada soket power yang ada pada mainboard
 7.Pastikan kembali prosesor dan heatsink sudah terpasang dengan benar dan baik, pasang mur dan baut pada setiap sisi heatsink


Memory

1.    Sesuaikan celah yang ada pada bagian bawah RAM dengan celah slot yang ada pada mainboard
2.  Pasangkan RAM ke slot pada mainboard dengan memegang salah satu sisi bagian dengan tangan kanan dan bagian sisi yang lainnya dengan tangan kiri
3.   Pastikan klop kedua sisi slot RAM yang berwarna putih pada mainboard sudah terbuka atau digeser ke samping
4.    Tancapkan RAM ke slot memori pada mainboard dengan menekan pada kedua bagian sisi yang dipegang secara perlahan-lahan dan hati-hati sehingga klip pada kedua sisi slot memori pada mainboard terkunci dengan benar dan baik
5.     Pastikan kembali RAM sudah terpasang dengan baik dan benar
 
Mainboard

1.   Buka penutup casing bagian kanan dan kiri
2.   Pastikan pada bagian sisi kiri casing atau bagian yang kosong (tidak terdapat plata atau lembaran besi yang menutupnya seperti pada bagian kanan casing) menghadap ke atas
3.  Pasangkan kait plastic atau baut biasanya disediakan para produsen pada lubang yang ada pada bagian plat besi casing
4.  Masukan mainboard secara perlahan-lahan dan hati-hati dari atas sisi yang terbuka ke dalam casing. Pastikan lubang kecilnya bertemu dengan kait plastic yang sudah terpasang sambil menekan pelan-pelan hingga terkunci, sehingga posisi mainboard pas menempel pada lembaran besi di dalam casing dengan benar dan baik
5. Untuk menghindari terjadi pergeseran pada mainboard di dalam casing, sebaliknya setiap lubang pada mainboard yang masih kosong diberi  baut dan kunci dengan baik pada lempengan besi casing
6.  Pastikan mainboard terpasang dengan baik

Power Supply

1.   Berdirikan posisi casing terlebih dahulu
2.   Pasangkan power supply dari bagian dalam pada posisi di belakang casing
3.   Pastikan kedudukan power supply sudah benar dan terkunci atau tersandar pada bagian belakang casing
4.  Pastikan lubang baut power supply sudah bertemu dengan lubang baut yang ada pada casing sehingga dapat dipasang beberapa baut dan menguncinya dengan baik dan benar
5.  Pastikan power supply sudah terpasang dengan baik dan tidak goyang


VGA Card 

1.   Pastikan casing tetap dalam posisi tidur
2. VGA Card jenis AGP ditancapkapkan pada slot jenis AGP yang tersedia pada mainboard. VGA Card PCIe dipasangkan pada slot jenis PCIe yang ada pada mainboard. Sesuaikan dulu jenis VGA Card yang akan digunakan
3. Pasang VGA Card dengan hati-hati. Tegak lurus dengan bidang mainboard dan pastikan posisi celah pada card sesuai dan pas dengan celah slot yang ada pada mainboard
4.   Kunci VGA Card agar tidak lepas dengan memasang baut pada bagian atas VGA Card ke belakang bagian casing yang sudah tersedia
5. Untuk monitor analog, biasa ditambahkan konektor monitor agar monitor dapat digunakan sesuai spesifikasi, tanpa harus mengganti dengan monitor yang baru
6.   Pastikan VGA Card terpasang pada slot yang benar dengan baik dan tidak goyang dan lepas

Card Add On 

1.  Pemasangan peralatan tambahan atau card add on pada mainboard sama dengan pemasangan VGA Card pada mainboard, cukup menyesuaikan slot yang digunakan oleh card add on tersebut
2. Biasanya card add on dipasangkan pada jenis PCI di mainboard, seperti TVTuner,modem, sound card, LAN card dan lain-lain

Harddisk dan Optical Drive

1.      Pastikan casing tetap pada posisi berdiri
2.  Sebagai pengganti baut, pasangkan pengait plastic yang akan menghubungkan   harddisk pasa casing. Pasangkan harddisk dengan posisi konenktor dan interfacenya (SATA) menghadap ke dalam sesuai dengan kedudukan yand ada di casing. Apabila menggunakan baut, jangan lupa untuk mengencangkan baut
3.  Pasangkan optical dirve pada kedudukan yang sudah ada daru bagian depan luar casing, dengan terlebih dahulu membuka penutup plat plastic yang berada di bagian depan casing
4.     Pastikan kedudukan harddisk dan optical drive sudah terpasang dengan baik dan tidak bergoyang

Kabel Power Mainboard

1.    Pasangkan kabel power mainboard yang ada pada power supply dengan soket power (biasanya berwarna putih), dengan ciri memliki konektor tersendiri atau lain daripada konektor kabel power yang ada. Ciri konektor kabel ini pada power supply ATX ditandai dengan dua bagian power konektor biasa menjadi satu bagian dan bagian tengahnya terdapat pengunci. Pemasangan dilakukan dengan mempertemukan pengunci pada konektor kabel power dan pengunci yang ada pada slot power di mainboard. Jika terbalik atau salah, konektor tersebut tidak akan bisa masuk pada slot power di mainboard. Jadi, jangan pernah takut salah
2.   Pastikan konektor kabel power supply sudah terpasang pada posisi yang benar dan baik sehingga tidak longgar

Kabel Power Interface

1.     Untuk harddisk, interface SATA mempunyai kabel power dan interface yang berbeda  dengan kabel power dan interface IDE biasanya
2.  Pasangkan kabel power SATA dari power supply yang berbentuk tipis  dan kecil (biasanya berwarna hitam) pada bagian konektor SATA harddisk dengan benar dan baik. Jika terjadi kesalahan atau terbalik, biasanya konektor tidak bisa masuk
3.    Pasangkan kabel interface SATA harddisk yang bagian satu konektornya dipasangkan dengan slot konektor primer pada mainboard dan satu konektor lainnya dipasangkan dengan slot interface SATA yang terdapat pada harddisk. Kabel interface SATA ini berbentuk tipis dan lebih kecil dibandingkan kabel IDE yang lebar dan besar
4.  Pastikan kabel power dan kabel interface sudah terpasang dengan benar dan baik sehingga tidak ada yang longgar

Kabel Power Optical Drive dan Fan

1.     Optical drive masih banyak menggunakan kabel power biasa dan kabel interface IDE
2.     Pasangkan kabel power supply ke slot konektor optical drive dengan posisi  yang baik dan benar. Jika salah, konektor kabel power tidak akan bisa masuk ke slot konektor yang ada pada optical drive
3.  Pasangkan satu sisi kabel interface IDE pada slot konektor sekunder IDE pada mainboard dengan posisi yang benar  dan baik. Jika terbalik, konektor tidak akan bisa masuk dan terpasang. Kemudian pasangkan satu sisi yang lainnya pasa konektor yang ada pada optical drive dengan posisi bagian garis berwarna merah pada kabel interface IDE bertemu dengan sisi merah kabel power supply yang sudah terpasang. Jika terjadi kesalahan atau terbalik dalam pemasangan, kabel interface ini tidak akan biasa masuk dan terpasang dengan baik juga

Pin Group 

1.   Sebelum pemasangan melakukan pemasangan, sebaiknya casing diposisikan kembali dalam posisi tidur, yang akan mempermudah dalam pemasangan kabel konektor pingroup ini
2.   Beberapa casing telah dilengkapi dengan kabel lampu indicator dan kabel speaker yang tinggal dipasangkan pada pin (kaki) yang ada di mainboard
3.   Untuk orang awam, pemasangan kabel konektor ini harus dilakukan sesuai dengan manual mainboard karena beberapa mainboard memiliki letak pin yang berbeda-beda
4.    Pasangkan kabel pingroup pada mainboard sesuai dengan fungsinya masing-masing, misalnya konektor penghubung reset dipasangkan pada pin reset yang ada pada mainboard, konektor LED dipasangkan pada pin LED yang ada di mainboard dan lain-lain. Sesuaikan dengan buku manual mainboard yang ada
5.   Pastikan kabel konektor pingroup sudah terpasang dengan benar dan baik tanpa ada kesalahan letak pemasangannya

Menyelesaikan Pemasangan Hardware

1.     Pastikan semua komponen yang ada di dalam casing sudah terpasang dengan baik dan benar pasa posisinya masing-masing
2.  Pastikan semua kabel power dan kabel interface sudah terpasang pada komponen dengan kondisi yang benar dan tidak ada yang longgar
3.     Tutup kembali kedua bagian casing

Monitor

1.    Pasang kabel konektor atau data dari monitor ke sot VGA Card yang ada pada bagian belakang casing
2.     Hubungkan kabel power monitor ke konektor power supply atau stabilizer listrik

Keyboard dan Mouse

1.   Pasangkan konektor keyboard yang berbentuk PS/2 berwarna ungu ke bagian slot PS/2 pada belakang casing yang juga berwarna ungu
2.   Pasangkan juga konektor PS/2 mouse berwarnaa hijau ke bagian belakang casing yang slot PS/2nya berwarna hijau

IV.            TUGAS PRAKTIKUM

1.   Jelaskan dan sebutkan macam dan fungsi dari PINGROUP...
*   Pingroup atau front panel adalah Sekumpulan konektor yang berrhubungan dengan kabel reset, HDD, LED, Power LED, speaker casing, dan saklar tombol ON/OFF pada casing
*    Fungsi dari pingoup, yaitu
2.   Jelaskan pengertian, maksud dan fungsi dari RTC dan POST...
RTC = Real-time clock disingkat RTC adalah jam di komputer yang umumnya berupa sirkuit terpadu yang berfungsi sebagai pemelihara waktu. RTC umumnya memiliki catu daya terpisah dari catu daya komputer (umumnya berupa baterai litium) sehingga dapat tetap berfungsi ketika catu daya komputer terputus. Kebanyakan RTC menggunakan oskilator kristal.
POST = Power-on Self Test (disingkat menjadi POST) adalah sekumpulan rutin-rutin khusus yang dijalankan selama proses booting komputer pribadi/PC yang disimpan di dalam ROOM. Rutin-rutin ini didesain untuk melakukan pengujian terhadap kesehatan sistem komputer, apakah komponen berjalan dengan benar sebelum BIOS memulai sistem operasi. Yang dilakukannya adalah mengecek jumlah RAM, keyboard, dan perangkat media penyimpanan (disk drive). Jika sebuah kesalahan terdeteksi oleh POST, maka sistem umumnya akan menampilkan beberapa kode kesalahan, yang dinyatakan dengan bunyi-bunyian (atau beep) yang menunjukkan letak kesalahannya. Setiap kesalahan memiliki pola bunyi beep-nya sendiri-sendiri, dan berbeda antar BIOS yang digunakan.
3.  Jelaskan urutan yang benar dalam merakit komputer...
·       Menyiapkan motherboard
·       Memasang Prosesor.
·       Memasang Heatsink
·       Memasang Modul Memori
·       Memasang Motherboard pada Casing
·       Memasang Power Supply
·        Memasang Kabel Motherboard dan Casing
·        Memasang Harddisk.
·        Memasang CD-ROOM.
·        Pasang semua kabel konektor.
·        Pasang penutup Casing.
·        Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
·        Pasang konektor monitor ke port video card.
·        Uji PC.
4.   Jelaskan indicator dan gejala kerusakan dari : RAM, VGA Card, dan Prosesor...
*  Gejala Kerusakan pada RAM
·    Blue Screen of Death selama proses instalasi Windows XP. Ini adalah salah satu tanda paling pasti bahwa salah satu kecurigaan merujuk pada memori yang rusak.
·     Random crash atau Blue Screen of Death dengan pesan berbeda/acak selama menjalankan XP.
· Gangguan memori intensif selama operasi tertentu misalnya ketika memainkan 3D game, benchmark, kompilasi, Photoshop, dll
·   Distorsi grafis pada layar, walaupun hal ini juga dapat terkait dengan kartu video.
·   Kegagalan ketika boot. Hal ini dapat disertai dengan berbunyi ‘bip’ panjang berulang-ulang, yang merupakan kode bip BIOS untuk masalah memori. Dalam hal ini, Anda tidak dapat menguji memori dengan perangkat lunak diagnostik, sehingga satu-satunya pilihan Anda adalah pengujian dengan pengganti, baik di rumah atau di dealer komputer Anda.
*  Gejala Kerusakan pada VGA Card :
·     Pada waktu menghidupkan komputer, layar monitor gelap dan hitam.
·   Komputer menjadi macet atau hang ketika digunakan untuk bermain game 3D.
·    Tidak dapat digunakan untuk menjalankan permainan tertentu.
·    Windows tidak bisa digunakan dalam mode normal.
·    Ada titik-titik kecil di layar monitor.
*  Gejala Kerusakan pada Prosesor :
·    rusak gejalanya lebih ke sering bluescreen dengan sebab yang berganti-ganti. kalo sering mati sendiri bisa karena prosesor kepanasan, soket ram kotor atau regulator yang tidak normal.
5.  Menurut pendapat anda apakah urutan instalasi hardware yang benar sesuai dengan program POST atau anda punya pendapat lain, jelaskan...
5.1. Bekerjalah dengan rapi. Siapkan perangkat komputer akan dirakit, seperti alat input, alat proses, alat output, dan alat pentimpanan. Siapkan peralatan lain yang dibutuhkan, seperti tang lancip, satu obeng mini dan datu obeng positif. Tempatkan perangkat tersebut di tempat yang aman
5.2. Berhati-hatilah. Jangan mengungkit sekrup yang keras, karena bisa membuat slip. Gunakan alat yang tepat. Memasang dan melepaskan perangkat, seperti card grafis (VGA atau AGP), memori, prosesor, kabel dan lain sebagainya hanya memerlukan sedikit tekanan. Lakukan secara perlahan.